Kamis, 27 Februari 2014

7 Penghambat Anak Muda untuk Sukses 1. Kemalasan yang dituruti 2. Kegagalan yang diratapi 3. Keputusasaan yang diikuti 4. Kecanduan yang digemari 5. Kesia-siaan yang menjangkiti 6. Kesalahan bergaul yang mencemari 7. Keinginan dipuji dan dicintai 7 Resep Anak Muda untuk Sukses 1. Allah slalu dihati 2. Smangat meraih prestasi 3. Fokus pada cita dan orientasi 4. Belajar mandiri 5. Slalu mengembangkan diri 6. Orang tua dihormati dan dicintai 7. Belajar menghargai dan berbagi

Minggu, 24 Februari 2013

Prospek kerja

Farmasi Keterangan: Farmasi adalah jurusan yang terkait dengan ilmu kedokteran dan kimia. Jika kedokteran memfokuskan penyembuhan pasien lewat penanganan secara langsung, farmasi menyembuhkan lewat obat-obatan kimia. Farmasi mempelajari mulai dari pembuatan obat, nasib obat di dalam tubuh, ramuan tradisional, farmasetika, dsb. Di Indonesia, jurusan farmasi biasanya terbagi menjadi 3 area, diantaranya Farmasi Riset & Penelitian, Farmasi Klinik & Komunitas, dan Farmasi Obat alam. Lulusan jurusan farmasi akan mendapatkan gelar Sarjana Farmasi (S. Farm) di belakang namanya ditambah dengan gelar profesi Apoteker (Apt.) Prospek Kerja: Prospek kerja jurusan farmasi sangat luas sekali. Semua industri farmasi membutuhkan lulusan farmasi. Disamping itu terbuka pula kesempatan untuk membuka jasa perdagangan, juga apotik. Bisa juga terjun di dunia penelitian dan pendidikan. Modal Utama: Jika memilih jurusan farmasi, kemampuan analisis sangat diutamakan. Oleh karena itu, kemampuan matematika yang bagus akan sangat menunjang pembelajaran di jurusan ini. Kesenangan terhadap ilmu-ilmu alam (seperti fisika, biologi dan kimia) pun juga menjadi modal utama di jurusan ini. Karena banyaknya praktik laboratorium, harus memiliki daya analisis tinggi dan rasa ingin tahu yang tinggi. Syarat utama lainnya adalah tidak buta warna. 2. Kimia Keterangan: Jurusan kimia adalah salah satu jurusan ilmu murni yang biasanya berdiri dibawah naungan fakultas MIPA. Seperti jurusan-jurusan MIPA lainnya, pembelajaran di jurusan kimia bertujuan untuk mengembangkan ilmu kimia demi kemajuan masa depan. Kimia mempelajari diantaranya manajemen laboratorium, kimia organik, anorganik, biokimia, dsb. Lulusan kimia akan mendapatkan gelar Sarjana Sains (S.Si) di belakang namanya. Prospek Kerja: Sebagai peneliti di berbagai instansi baik pemerintah, lembaga asing, maupun industri swasta. Juga bisa masuk ke laboratorium industri makanan, obat-obatan, farmasi, tekstil, petrokimia, dsb. Banyak juga lulusan kimia yang terjun ke dunia pendidikan sebagai tenaga pengajar di sekolah atau dosen di universitas. Modal Utama: Rasa ingin tahu yang tinggi di bidang kimia dan tidak buta warna. Karena banyaknya kegiatan laboratorium, modal utama tentulah harus memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, juga kesabaran yang tinggi dan daya analisis yang kuat. Minat di bidang kimia merupakan suatu keharusan di jurusan ini. Jika memiliki kemampuan tinggi di bidang matematika, akan menjadi penunjang yang sangat baik di jurusan ini. 3. Teknik Kimia chemical enginering Keterangan: Jurusan teknik kimia mempelajari proses-proses kimia dan fisika yang diterapkan di bidang industri untuk mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi atau setengah jadi. Yang dipelajari di teknik kimia adalah termodinamika, proses kimia, mesin-mesin produksi, katalis industri, teori ekonomi, dsb. Saat ini jurusan teknik kimia merupakan salah satu jurusan primadona yang memiliki prospek kerja sangat cerah. Lulusan Teknik Kimia akan mendapatkan gelar ST (Sarjana Teknik). Prospek Kerja: Tidak perlu dipertanyakan lagi, hampir semua industri memerlukan lulusan Teknik Kimia. Selain segala jenis industri kimia, lulusan Teknik kimia juga bisa menempati instansi-instansi pemerintah terutama Departemen Perindustrian. Bagi yang melanjutkan studinya bisa juga menjadi konsultan industri bahkan ekonomi. Modal Utama: Selain kemampuan analisis dan tidak buta warna, mahasiswa teknik kimia dituntut untuk selalu bertanya “kenapa”. Oleh karena itu, kemampuan spasial dalam fisika akan diperlukan di jurusan ini karena banyaknya mesin yang akan digunakan. Jika memilih jurusan ini, diharuskan untuk menyenangi fisika, kimia fisis, dan ekonomi. Walaupun memiliki nama kimia, kemampuan matematika dan fisika lebih diutamakan di jurusan Teknik Kimia. Kemampuan bahasa inggris juga penting di jurusan ini karena kebanyakan referensi yang digunakan adalah buku-buku luar. 4. Ilmu Gizi Keterangan: Ilmu gizi mempelajari hubungan makanan yang dimakan dengan kesehatan tubuh serta faktor-faktor penyebabnya. Ilmu gizi memiliki beberapa cabang, diantaranya adalah Gizi Kesehatan, Gizi Masyarakat, dan Teknologi Pangan. Ilmu gizi mempelajari kandungan-kandungan makanan dan fungsinya untuk tubuh, diantaranya protein, karbohidrat, lemak, air, mineral, dsb. Lulusan Ilmu Gizi akan mendapatkan gelar Sarjana Gizi (S. Gz.). Prospek Kerja: Disebut-sebut sebagai jurusan masa depan. Lulusan Ilmu Gizi bisa bekerja sebagai konsultan gizi, ahli nutrisi, peneliti rumah sakit, ahli gizi di rumah sakit, industri-industri pangan dan kesehatan, juga hotel. Bisa juga membuka jasa perdagangan makanan, catering, dsb. Modal Utama: Banyak kegiatan laboratorium, sehingga membutuhkan daya analisis yang kuat. Kemampuan penunjang diantaranya adalah pengetahuan di bidang makanan, juga rasa simpati terhadap orang lain dan memiliki perhatian terhadap masalah seseorang. Kemampuan menghafal yang baik juga akan menjadi nilai plus di jurusan ini. Rasa senang terhadap ilmu biologi dan kimia juga menjadi nilai plus walau tidak harus. 5. Biokimia DNA Keterangan: Biokimia adalah cabang dari ilmu kimia yang mempelajari proses kimiawi makhluk hidup seperti metabolisme, genetika, sirkulasi, dsb. Biokimia juga mempelajari mikrobiologi seperti virus dan bakteri. Materi biokimia diantaranya polimer dan monomer, lipid, karbohidrat, protein, DNA dan RNA, plasmid, dsb. Hanya sedikit Pendidikan Tinggi yang membuka jurusan ini di Universitas. Lulusan jurusan ini akan mendapatkan gelar Sarjana Sains (S.Si). Prospek Kerja: Hampir sama seperti kimia murni, tetapi lebih spesifik yaitu ke bidang biokimia. Bisa masuk ke industri perkebunan, kehutanan, pertanian, bahkan peternakan sebagai analis laboratorium dan formulator. Juga bisa menjadi peneliti di instansi pemerintah, lembaga luar negeri, maupun swasta. Modal Utama: Memiliki rasa senang terhadap ilmu kimia dan biologi. Tidak buta warna juga merupakan suatu keharusan di jurusan ini. Kemampuan penunjang diantaranya adalah senang melihat suatu proses, minat terhadap bioteknologi dan biologi molekular, juga akan menjadi nilai plus bila memiliki kemampuan menghafal yang baik. Karena banyak kegiatan laboratorium, dipastikan harus memiliki daya analisis kuat. 6. Teknologi Pangan Keterangan: Teknologi Pangan atau bahasa kerennya Food Technology adalah jurusan yang mendidik mahasiswa untuk bisa mengolah makanan dari bahan mentah yaitu hasil petanian dan peternakan sampai ke produk-produk makanan yang sampai di tangan konsumen. Food tech diantaranya mempelajari tentang keamanan pangan, mikrobiologi pangan, teknik pangan, sampai pengembangan produk makanan. Lulusan Teknologi Pertanian akan mendapatkan gelar Sarjana Teknologi Pertanian (STP). Prospek Kerja: Lebih spesifik karena hanya menyangkut makanan, tapi pasti akan diperlukan oleh industri-industri makanan sebagai kontrol mutu, QA, QC, pengembangan produk, manajer produk, dsb. Selain bekerja di industri, lulusan teknologi pangan juga bisa menjadi konsultan makanan, nutritionist, peneliti, dsb. Modal Utama: Memiliki kemampuan dan menyenangi ilmu kimia. Karena ada banyak kegiatan laboratorium, maka dituntut untuk memiliki daya analisis kuat dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Pengetahuan di bidang biologi, gizi, dan makanan juga menjadi penunjang walau tidak harus.

Prospek Kerja Sarjana Lulusan Kesehatan Masyarakat (SKM)

Bergesernya perkembangan jaman dari era yang serba tradisional menjadi serba modern, membuat perubahan jaman yang sangat signifikan, hal ini salah satunya ditandai dari semakin berkembangnnya kasus-kasus kecelakaan yang terjadi di masyarakat seperti: kecelakaan kerja, virus penyakit mematikan, gizi buruk, kerusakan genetika dan lain sebagainya. Hal inilah yang menjadi dasar mengapa ilmu kesehatan masyarakat wajib dikembangkan untuk menjawab semua permasalahan yang terjadi di masyarakat. Mengingat semakin pesatnya perkembangan kasus-kasus yang terkait kesehataan masyrakat berbanding terbalik dengan pengentahuan dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hal ini menuntut perlu adanya ahli kesehatan masyarakat. Dunia akademik kini sudah menjawab tantangan jaman, dengan mendirikan Fakultas Kesehatan Masyarakat, dimana Sarjana Kesehatan Masyarakat diciptakan untuk mengembangkan kapabilitas dan kompetensinya dalam mengelola berbagai permasalahan kesehatan masyarakat untuk selanjutnya mencari pemecahannya (problem solving) dan pengendalian bahaya dengan tingkat potensi yang beragam. Meskipun selama ini kita ketahui orientasi kerja seorang lulusan FKM-Fakultas Kesehatan Masyarakat terfokuskan pada Dinas Kesehatan dan Puskesmas, pergeseran inilah yang membuat semakin luasnya scope pekerjaan seorang lulusan fakultas masyarakat, mengingat prospek bidang-bidang yang lain juga membutuhkan seorang sarjanan FKM Diantara prosek bidang lain yang masih membutuhkan lulusan sarjana kesehatan masyarakat adalah seperti: Bidang Management Kesehatan Seorang sarjana lulusan FKM dalam bidang Management Kesehatan bisa menduduki berbagai profesi seperti: Manager RS, Manager Rekam Medik, Manager Pemasaran RS, Manager Asuransi Kesehatan, Bank Asuransi, Finance, Manager perusahaan farmasi, Pemasaran Laboratorium dan alat kesehatan, puskesmas, dinas kesehatan dan lembaga maupun organisasi sosial/non-profit dibidang kesehatan masyarakat Bidang Kesehatan lingkungan Seorang sarjana lulusan FKM dalam kesehatan lingkungan bisa menduduki profesi sebagai: Manajer lingkungan RS, Konsultan limbah, Konsultan Amdal-Analisis Mengenai Dampak Lingkungan, QHSE Manager dan Manager K3L diberbagai perusahaan : Cevron, Free port, LNG Tangguh, Newmont, pertamina, PLN, Jasa Kontruksi, Tekstil, Telkom etc, Quality control supervisor pada perusahaan makanan dan minuman : sosro, coca-cola, Aqua, catering , Sanitarian pada Hotel dan restourant , Manager HACCP pada restaurant, Laboratorium kesmas, Puskesmas, Dinas kesehatan, Bapedal, Labkesda, Wiraswasta : Bisnis Catering, pest control, konsultan amdal dan lembaga pengelolaan lingkungan lainnya Bidang Gizi Kesehatan Masyarakat Seorang sarjana lulusan FKM dalam bidang Gizi Kesehatan Masyarakat bisa menduduki profesi sebagai Manager Quality control pada perusahaan Food and Baverages, Rumah Makan dan restaurant, supervisor HACCP pada berbagai perusahaan : restaurant, hotel, supermarket, supplier makanan, konsultan gizi, catering dan semua perusahaan yang terkait dengan perusahaan tersebut diatas Bidang Promosi Kesehatan Masyarakat Seorang sarjana lulusan FKM dalam bidang Promosi Kesehatan Masyarakat bisa menduduki profesi sebagai tenaga ahli ataupun management pengelola dalam mensosialisasikan/promosi kesehatan di masyarakat seperti: Puskesmas, Dinas Kesehatan, asuransi kesehatan, rumah sakit, gizi masyarakat, kesehatan lingkungan dan lembaga-lembaga CSR perusahaan/institusi pemerintah maupun swasta Bidang Biostatistik dan Epidemiologi Seorang sarjana lulusan FKM dalam bidang Biostatistik dan Epidemiologi bisa berprofesi sebagai Team Survei dan Analisa Dinas Kesehatan, Team ataupun tenaga ahli statistik (Rumah Sakit, Puskesmas, Lembaga Riset/Penelitian Kesehatan Masyarakat), Tenaga ahli ataupun Management serta team teknis (Lembaga Survei Indonesia, BPS, Bapenas, Bapeda, BKKBN dan lembaga sosial lainya) Selain beberapa bidang diatas sebenarnya masih banyak beberapa bidang yang bisa menjadi prospek lapangan pekerjaan bagi seorang sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat, jadi bagi rekan-rekan mahasiswa sekalian yang saat ini sudah memutuskan untuk kuliah di fakultas kesehatan masyarakat jangan khawatir, masih terbuka lebar dan banyak yang membutuhkan ahli-ahli dibidang kesehatan masyarakat. Itulah yang bisa saya sampaikan dalam tulisan saya kali ini, semoga catatan saya di malam hari ini bisa bermanfaat bagi anda semua yang membutuhkan informasi terkait dengan Prospek Kerja Lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat-SKM

Sabtu, 16 Februari 2013

Membudayakan Cinta Lingkungan Hidup

Dulu, Indonesia dikenal sebagai sebuah negeri yang subur. Negeri kepulauan yang membentang di sepanjang garis katulistiwa yang ditamsilkan ibarat untaian zamrud berkilauan sehingga membuat para penghuninya merasa tenang, nyaman, damai, dan makmur. Tanaman apa saja bisa tumbuh di sana. Bahkan, tongkat dan kayu pun, menurut versi Koes Plus, bisa tumbuh jadi tanaman yang subur.
Namun, seiring dengan berkembangnya peradaban umat manusia, Indonesia tidak lagi nyaman untuk dihuni. Tanahnya jadi gersang dan tandus. Jangankan tongkat dan kayu, bibit unggul pun gagal tumbuh di Indonesia. Yang lebih menyedihkan, dari tahun ke tahun, Indonesia hanya menuai bencana. Banjir bandang, tanah longsor, tsunami, atau kekeringan seolah-olah sudah menjadi fenomena tahunan yang terus dan terus terjadi. Sementara itu, pembalakan hutan, perburuan satwa liar, pembakaran hutan, penebangan liar, bahkan juga illegal loging (nyaris) tak pernah luput dari agenda para perusak lingkungan. Ironisnya, para elite negeri ini seolah-olah menutup mata bahwa ulah manusia yang bertindak sewenang-wenang dalam memperlakukan lingkungan hidup bisa menjadi ancaman yang terus mengintai setiap saat.
Mengapa bencana demi bencana terus terjadi? Bukankah negeri ini sudah memiliki perangkat hukum yang jelas mengenai Pengelolaan Lingkungan Hidup? Bukankah Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Pendidikan Nasional telah membangun kesepakatan bersama tentang pendidikan lingkungan hidup? Namun, mengapa korban-korban masih terus berjatuhan akibat rusaknya lingkungan yang sudah berada pada titik nadir? Siapa yang mesti bertanggung jawab ketika bumi ini tidak lagi bersikap ramah terhadap penghuninya? Siapa yang harus disalahkan ketika bencana dan musibah datang beruntun menelan korban orang-orang tak berdosa?
Saat ini agaknya (nyaris) tidak ada lagi tanah di Indonesia yang nyaman bagi tanaman untuk tumbuh dengan subur dan lebat. Mulai pelosok-pelosok dusun hingga perkotaan hanya menyisakan celah-celah tanah kerontang yang gersang, tandus, dan garang. Di pelosok-pelosok dusun, berhektar-hektar hutan telah gundul, terbakar, dan terbabat habis sehingga tak ada tempat lagi untuk resapan air. Satwa liar pun telah kehilangan habitatnya. Sementara itu, di perkotaan telah tumbuh cerobong-cerobong asap yang ditanam kaum kapitalis untuk mengeruk keuntungan tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan. Polusi tanah, air, dan udara benar-benar telah mengepung masyarakat perkotaan sehingga tak ada tempat lagi untuk bisa bernapas dengan bebas dan leluasa. Limbah rumah tangga dan industri makin memperparah kondisi tanah dan air di daerah perkotaan sehingga menjadi sarang yang nyaman bagi berbagai jenis penyakit yang bisa mengancam keselamatan manusia di sekitarnya.
Sebenarnya kita bisa banyak belajar dari kearifan lokal nenek moyang kita tentang bagaimana cara memperlakukan lingkungan dengan baik dan bersahabat. Meski secara teoretis mereka buta pengetahuan, tetapi di tingkat praksis mereka mampu membaca tanda-tanda dan gejala alam melalui kepekaan intuitifnya. Masyarakat Papua, misalnya, memiliki budaya dan adat istiadat lokal yang lebih mengedepankan keharmonisan dengan alam. Mereka pantang melakukan perusakan terhadap alam karena dinilai bisa menjadi ancaman besar bagi budaya mereka. Alam bukan hanya sumber kehidupan, melainkan juga sahabat dan guru yang telah mengajarkan banyak hal bagi mereka. Dari alam mereka menemukan falsafah hidup, membangun religiositas dan pola hidup seperti yang mereka anut hingga kini. Memanfaatkan alam tanpa mempertimbangkan eksistensi budaya setempat tidak beda dengan penjajahan. Namun, sejak kedatangan PT Freeport Indonesia, keharmonisan hubungan masyarakat Papua dengan alam jadi berubah. Saya kira masih banyak contoh kearifan lokal di daerah lain yang sarat dengan pesan-pesan moral bagaimana memperlakukan lingkungan dengan baik.
Namun, berbagai peristiwa tragis akibat parahnya kerusakan lingkungan sudah telanjur terjadi. “Membangun tanpa merusak lingkungan” yang dulu pernah gencar digembar-gemborkan pun hanya slogan belaka. Realisasinya, atas nama pembangunan, penggusuran lahan dan pembabatan hutan terus berlangsung. Sementara itu, hukum pun makin tak berdaya menghadapi para “bromocorah” lingkungan hidup yang nyata-nyata telah menyengsarakan jutaan umat manusia. Para investor yang nyata-nyata telah membutakan mata dan tidak menghargai kearifan lokal masyarakat setempat justru dianggap sebagai “pahlawan” lantaran telah mampu mendongkrak devisa negara dalam upaya mengejar pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa.
Meskipun demikian, hanya mencari “kambing hitam” siapa yang bersalah dan siapa yang mesti bertanggung jawab terhadap kerusakan lingkungan hidup bukanlah cara yang arif dan bijak. Lingkungan hidup merupakan persoalan kolektif yang membutuhkan partisipasi semua komponen bangsa untuk mengurus dan mengelolanya. Pemerintah, tokoh-tokoh masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), semua warga masyarakat, dan komponen bangsa yang lain harus memiliki “kemauan politik” untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan hidup dari ulah tangan jahil para preman dan penjahat lingkungan. Hal itu harus dibarengi dengan tindakan hukum yang tegas terhadap pelaku kejahatan lingkungan hidup yang nyata-nyata telah terbukti menyengsarakan banyak umat manusia. Pedang hukum harus benar-benar mampu memancung dan memenggal kepala para penjahat lingkungan hidup untuk memberikan efek jera dan sekaligus memberikan pelajaran bagi yang lain.
Yang tidak kalah penting, harus ada upaya serius untuk membudayakan cinta lingkungan hidup melalui dunia pendidikan. Institusi pendidikan, menurut hemat saya, harus menjadi benteng yang tangguh untuk menginternalisasi dan menanamkan nilai-nilai budaya cinta lingkungan hidup kepada anak-anak bangsa yang kini tengah gencar menuntut ilmu. Nilai-nilai kearifan lokal masyarakat setempat perlu terus digali dan dikembangkan secara kontekstual untuk selanjutnya disemaikan ke dalam dunia pendidikan melalui proses pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Pola dan gaya penyajiannya pun tidak bercorak teoretis dan dogmatis seperti orang berkhotbah, tetapi harus lebih interaktif dan dialogis dengan mengajak siswa didik untuk berdiskusi dan bercurah pikir melalui topik-topik lingkungan hidup yang menarik dan menantang.
Lingkungan hidup yang disemaikan melalui dunia pendidikan tidak harus menjadi mata pelajaran tersendiri, tetapi disajikan lintas mata pelajaran melalui pokok-pokok bahasan yang relevan. Dengan kata lain, lingkungan hidup tidak cukup hanya menjadi tanggung jawab guru Geografi atau IPA saja, misalnya, tetapi harus menjadi tanggung jawab semua guru mata pelajaran.
Mengapa budaya cinta lingkungan hidup ini penting dikembangkan melalui dunia pendidikan? Ya, karena jutaan anak bangsa kini tengah gencar menuntut ilmu di bangku pendidikan. Merekalah yang kelak akan menjadi penentu kebijakan mengenai penanganan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik. Menanamkan nilai-nilai budaya cinta lingkungan hidup kepada anak-anak bangsa melalui bangku pendidikan sama saja menyelamatkan lingkungan hidup dari kerusakan yang makin parah. Dan itu harus dimulai sekarang juga. Depdiknas yang memiliki wewenang untuk menentukan kebijakan harus secepatnya “menjemput bola” agar dunia pendidikan kita mampu melahirkan generasi masa depan yang sadar lingkungan dan memiliki kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat dan bangsanya. (Mukhaelani)

Kamis, 14 Februari 2013

6 Sektor Bisnis Menjanjikan di 201



: Menghadapi ketidakpastian ekonomi yang mungkin terjadi pada tahun 2013, para pemodal harus jeli melihat peluang bisnis yang diyakini bakal tumbuh signifikan.

Mengutip data Komite Ekonomi Nasional (KEN), pengamat ekonomi The Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memperkirakan masih banyak sektor bisnis yang menarik untuk digarap pada 2013.

"Khususnya investasi yang tumbuh rata-rata di atas 5%," kata Aviliani yang juga menjabat Sekretaris KEN dalam Seminar Nasional Outlook Ekonomi 2013 Ikatan Bankir Indonesia (IBI) di Jakarta, Rabu, (12/12/2012).

Diantara kinerja sektor bisnis sepanjang tahun 2012 lalu, tercatat hanya ada dua usaha yang tumbuh di bawah 5% yaitu pertanian dan pertambangan.

Namun, ungkap Aviliani, rendahnya pertumbuhan kedua sektor tersebut lebih dikarenakan masalah tata ruang yang hingga kini belum kunjung usai. "Kalau masalah itu beres, kedua sektor ini akan tumbuh tinggi," katanya.

Berikut adalah sektor bisnis menarik yang diperkirakan bakal tumbuh pesat di tahun 2013:

1. Listrik, gas, dan air

Ketiga sektor mengalami pertumbuhan pada tahun 2012 sebesar 5,8% sampai 6,3%. KEN menilai sektor ini akan membutuhkan dana yang cukup besar pada tahun 2013. Sebagian dari pelaku bisnis di sektor ini dilakukan oleh BUMN dan BUMD.

2. Konstruksi

Pertumbuhan sektor konstruksi di tahun lalu mencapai 6,507%, atau relatif cukup tinggi dibanding sektor lain. Pemicunya berasal dari aktifitas pembangunan yang terjadi hampir di setiap daerah di Indonesia. Bahkan saat ini tercatat, Indonesia sudah mulai banyak mengimpor semen untuk menutupi kebutuhan industri konstruksi.

3. Hotel, restoran, dan perdagangn.

Bisnis yang erat kaitannya dengan pertumbuhan kelas menengah di Indonesia ini mengalami kenaikan relatif bagus pada 2012. Bahkan diprediksi, sektor ini akan mengalami pertumbuhan signifikan pada 2030 seiring lonjakan kelas masyarakat baru di Indonesia itu

4. Transportasi, telekomunikasi

Diprediksi sektor ini, khususnya teknologi informasi dan komunikasi, akan tumbuh 10% pada 2013.

5. Keuangan

Pertumbuhan sektor keuangan akan meningkat terus sepanjang tahun. Untuk itu kalangan perbankan diimbau untuk mendiversifikasi produknya agar bisa menjangkau masyarakat kelas menengah. Selama ini, emas dan properti masih menjadi pilihan investasi masyarakat kelas menengah

6. Jasa

Diprediksi, pertumbuhan bisnis di sektor ini akan tumbuh antara 6% sampai 6,6%.

"Kalau investasi kita bisa tumbuh antara 10-13%, pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 6,6% hingga 7%," ujar Aviliani. "Mudahan-mudahan politik tak menganggu ekonomi kita tahun depan." (SHD/IGW)

Mengukur Lompatan C.Ronaldo

Beritabola.com Jakarta - Cristiano Ronaldo ternyata punya lompatan yang lebih tinggi dari rata-rata pemain NBA. Kemampuan hebat tersebut menjawab aksi "melayang di udara" yang dilakukan CR7 saat menjebol gawang Manchester United.
Real Madrid dalam posisi tertinggal 0-1 saat menjamu MU di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Sekitar 10 menit setelah Danny Welbeck menjebol gawang El Real, Ronaldo berhasil membalas untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol Ronaldo tersebut dapat sanjungan tinggi dari Sir Alex Ferguson dan jadi pembahasan banyak media di Eropa, yang disebut sebagai aksi 'melayang di udara'. Sebabnya adalah tingginya lompatan yang dilakukan Ronaldo saat menanduk bola yang di-crossing Angel Di Maria. Dalam tayangan ulang dan beberapa foto pasca pertandingan, terlihat kalau saat melompat kaki Ronaldo melayang hingga nyaris setinggi kepala Patrice Evra.

Lompatan dan sundulan memang menjadi senjata mematikan yang dipunya Ronaldo untuk menyempurnakan skill hebat yang dia punya di samping kecepatan, akurasi tembakan, dua kaki yang sama-sama 'hidup' serta eksekusi bola mati. Faktanya, Ronaldo punya lompatan yang lebih tinggi dari rata-rata pemain NBA.

Data tersebut terungkap saat Ronaldo menjalani serangkaian tes biomekanik yang dilakukan di Universitas Chichester tahun 2011. Hasil tes tersebut kemudian digunakan oleh Castrol Indeks. Demikian dikutip dari DailyMail.

Dari posisi diam, Ronaldo bisa melompat setinggi 44 cm. Sementara dari keadaan berlari, tinggi lompatannya mencapai 78 cm, atau 7 cm di atas rata-rata lompatan pemain NBA. Lompatan Ronaldo menghasilkan tenaga sebesar 5G (G-force), angka ini lebih tinggi dibanding akselerasi lompatan yang dibuat seekor cheetah.


Lompatan setinggi itu bisa dicapai Ronaldo karena dia memiliki kondisi fisik yang sangat baik. Disebutkan kalau kekuatan otot-otot atas tubuh bagian atas punya peran penting dalam tingginya lompatan.

Berjam-jam waktu yang dihabiskan Ronaldo setiap harinya di gym membuat ototnya mampu menyimpan tenaga dalam jumlah besar yang kemudian digunakan untuk mempertinggi lompatan. Intensitas latihan yang sangat tinggi juga membuat tubuh Ronaldo punya kandungan lemak yang lebih sedikit, bahkan jika dibandingkan dengan supermodel dunia sekalipun.


Jurusan Berprospek Cerah 5 Tahun Mendatang



Banyak jurusan yang memiliki prospek baik di masa yang akan datang. Tentu saja kita sebaiknyan memilih jurusan-juran yang berprospek cerah tersebut. Itu kan menentukan masa depan anda. Karena memilih jurusan itu bukan seperti memilih baju yang bisa terus diganti baru jika kita tidak puas. Jurusan haruslah dipikirkan matang-matang. Dari segi ekonomi dan juga dari segi minat dan bakat anda. Kali ini yang dibahas adalah dari segi prospek di masa depan.

Meskipun memang jurusan-jurusan berikut sangat baik jika kita pilih. Namun, dalam pemilihan jurusan itu sebaiknya mengikuti minat dan bakat anda. Agar ketika kuliah tidak menjadi beban saat belajar. Misalnya bagi yang lemah hitungan tetapi masuk ke jurusan yang penuh hitungan. Tentu itu akan membuat anda sangat terbebani dalam menjalani kuliah.

Berikut adalah jurusan-jurusan yang berprospek baik di 5 tahun mendatang :

1. Sampai saat ini bidang perminyakan masih akan menjadi primadona karena gajinya yang menggiurkan. Pembukaan lapangan baru di Cepu dan Ujung pangkah serta lapangan gas besar di perairan Natuna menjanjikan lapangan kerja yang besar untuk jurusan Perminyakan, Geologi dan Geofisika (Fisika MIPA konsentrasi Fisika Bumi).jurusan2 itu masih sangat sedikit. Sementara kebutuhan banyak. Jangan takut tidak dapat kerjaan. Permintaan sangat besar. Gaji? jangan tanya, kerja 15 tahun mungkin sudah cukup untuk membiayai pensiun anda. Pembukaan lapangan batubara juga membuat peluang lulusan pertambangan ckup besar. Hanya saja lulusan tambang cukup besar, sekitr 2000 setiap tahun. Anda harus masuk 4 tambang pilihan yaitu Teknik Tambang ITB, Unsri, Trisakti, dan UPN 'V' Yogya untuk sedikit memberi kepastian masa depan. Setahu saya, Tambang ITB 50% sudah dipesan sebelum lulus. Cuma, kuliahnya berat banget. Di Geologi UGM ospeknya 1 semester. Tiap sabtu sore disuruh lari muter fakultas berkali-kali. Kuliah lapangan naik gunung dan ke pantai. Tapi pas lulus, tinggal nunggu email dari alumni. Gak perlu pusing2 cari kerjaan.

2. Proyek pembangunan jalan tol ribuan kilo yang dicanangkan pemerintah membuat bidang konstruksi berprospek cerah. Selain itu pembangunan tentu makin cepat dengan lancarnya transportasi. Hanya saja, penghasilan di kontraktor tidak terlalu besar. Setara dengan PNS golongan 4A.

3. Telekomunikasi. Dijamin, bidang Telkom sangat prospek sampai 10 tahun mendatang. Baik untuk Vendor maupun operator. Pertimbangkan baik-baik untuk masuk Teknik Elektro konsentrasi Telekomunikasi. Elektro telekomunikasi terbaik masih dipegang IT Telkom dan ITB. UI, UGM dan ITS juga cukup bagus.

4. Pemerintah mencanangkan percepatan rasio kelistrikan dengan membangun PLTU yang total berkapasitas sekitar 10000 MW sampai 5 tahun mendatang. jika 1 PLTU berkapasitas 300 MW maka dibutuhkan 30 engineer pembangkitan maka akan ada lowongan untuk sekitar 1000 engineer pembangkitan dari jurusan Teknik Elektro konsentrasi Power, Teknik Fisika dan Teknik Mesin. Gaji besar.

5. PLTU bukan cuma operasi tapi juga konstruksi. Kerjaan lagi buat Elektro, Teknik Fisika dan Teknik Mesin. Teknik kimia juga terlibat.

6. Pengembangan Energi Terbaru butuh banyak insinyur.
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) : Teknik Sipil
PLT Mikrohidro : Teknik Sipil, Teknik Fisika
PLT Matahari, Angin : Teknk Fisika dan Teknik Mesin
PLT Biodiesel dan Bioethanol : Teknologi Pertanian, Teknik Kimia
PLT Panas Bumi : All engineering
Ingat bidang energi : Gaji besar

7. Teknologi Informasi. Jelas, kita butuh orang IT baik Fasilkom, IF atau yang ekuivalen. lapangan kerjanya tidak akan pernah habis. kesempatan nyari proyek cukup besar. Contohnya sebagai web developer. Banyak instansi yang mulai peduli membuat web. Rate cukup tinggi, di Jogja rate untuk pembuatan web full sekitar 2,5 juta sampai 3 juta. Ini belum ditambah maintanance. Peluang lebih besar jika anda menguasai Linux, karena sekarang banyak instansi beralih ke Linux. Tips, terus update kemampuan. Yang sangat prospek saat ini dot net developer.

8. Petrokimia. Teknik Kimia masih terus berjaya. Yang direkomendasikan, UGM, ITB, UI, UNDIP, dan ITS.

9. Teknik Nuklir. Ingat, PLTN segera dibangun.

10. Bidang kedokteran. Bidang ini tidak pernah sepi lapangan kerja. Bukan cuma Kedokteran Umum tapi juga keperawatan dan kebidanan. setiap tahun untuk Arab Saudi saja dibutuhkan 2000 perawat Indonesia. Tapi masih sulit dipenuhi. Ini peluang yang bagus. Kebidanan?? Jangan salah, Setahu saya, tidak ada Bidan yang tidak kaya alias lebih dari cukup.

11. Jurusan-jurusan desain (Diskomvis, Interior, dll) Dijamin prospeknya bagus. yang masih kuliah aja udah pada dapet kerjaan. terbaik masih di UK Petra Surabaya dan ISI Jogja. Tapi kabarnya ITB mulai menyusul.

12. Kartografi dan penginderaan jauh. Jangan meremehkan jurusan ini, diam2 jurusan ini punya prospek sangat bagus

13. Teknik Industri dan Teknologi Industri Pertanian. Kedua jurusan ini sebenarnya mirip. Kurikulum juga hampir sama. Keduanya masih sangat bagus prospeknya. Tapi, mereka bukan bagian exact engineering. Sangat bagus jika kemampuan komunikasi dan bahasa anda latih sebaik mungkin jika anda masuk jurusan ini. Kemampuan teknis tidak banyak dibutuhkan.

Baca selengkapnya >> Jurusan Berprospek Cerah 5 Tahun Mendatang | WW-tikus